Proyek Jalan Dua Jalur Ethanol 5,6 M Terancam Gagal

Screenshot_2020-10-06-21-21-53-128_com.miui_.gallery.jpg

TULANG BAWANG – Pelaksanaan pembangunan jalan jalur dua di jalan Ethanol Kampung Tunggalwarga dan peningkatan jalan sampai di Kampung Warga Indah Jaya, Kecamatan Banjaragung, Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung, nilai anggaran Rp 5,6 M terancam gagal terlaksana.

Pasalnya, telah terjadi permasalahan dan persoalan dalam proses pelelangan, yang sedang diributkan di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Kabupaten Tulangbawang, yang diikuti oleh sebanyak 67 peserta lelang paket proyek tersebut.

Salah satu peserta lelang, yang enggan namanya disiarkan, mengaku bahwa dirinya akan dikalahkan dalam proses lelang secara tidak masuk akal. Sebab alasannya adalah harga penawarannya 26 persen dari pagu anggaran.

“Ya, saya sudah memasukan sanggahan ke BPBJ. Katanya penawarannya gak masuk akal jadi saya kalah. Padahal, penawaran 26 persen itu tidak berpengaruh terhadap kualitas hasil pekerjaan proyek tersebut,”kata dia.

Diterangkannya, proses sanggahan sudah dimasukan dan sudah mendapatkan jawaban. Saat ini pihaknya sedang mempelajari isi jawaban atas sanggahannya tersebut. Ia juga mengaku akan banding atas persoalan proses lelang.

“Bila persoalan ini berlanjut, proyek terancam gagal terlaksana. Sebab waktunya tidak memungkinkan untuk dapat dilaksanakan. Dan bila dipaksakan bisa melanggar aturan,”tegasnya.

Diketahui bersama, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang, pada tahun ini, akan memulai pembangunan jalan dua jalur sepanjang 1 kilo meter, di jalan ethanol, Kampung Tunggalwarga, Kecamatan Banjaragung, Kabupaten Tulangbawang, Propinsi Lampung.

Pembangunan jalan jalur dua ethanol sepanjang 1 km itu, ukurannya 500 meter jalur kanan dan 500 meter jalur kiri, menelan anggaran sekitar Rp3,8 M, bersumber dari dana APBD Kabupaten Tulangbawang. Progresnya sekaligus mensinkronkan ke jalan utama nasional depan pasar Unit 2.

Bupati Tulangbawang, Winarti, mengatakan, jalan jalur dua ethanol diharapkan dapat meningkatkan keindahan wajah kota Unit 2, agar tidak semrawut, serta memberikan kenyamanan para pedagang dan masyarakat umum dalam menjalankan aktivitas ekonominya.

Ratu Bergerak Melayani Warga (BMW) Tulangbawang ini menerangkan, nantinya, jalan ethanol juga akan diperindah dan ditata ulang. Sehingga jalan thanol akan menjadi terlihat lebih indah, tertata dan lebih asri. Akan ditanami bunga – bunga Bougenville dan trotoar yang indah.

“Ya kita rencanakan tahun ini berjalan. Kapan waktunya pelaksanaannya akan dipersiapkan oleh satuan kerja dinas PUPR. Dan dipastikan tahun ini sudah dilaksanakan,”ujarnya, disela – sela cek lokasi jalan Ethanol, Rabu (8/7/2020).

Tak lupa, pencipta senam BMW ini berharap, secara teknis progres pembangunan jalan jalur dua dapat dilaksanakan dengan baik, sesuai aturan dan regulasi. Penataannya harus bagus, indah dan banyak bunga – bunganya.

“Bisa dibayangkan jalan jalur dua ethanol yang terhubung jalan nasional pas di depan pasar unit 2, akan memberikan kesan indah dan asri. Halaman toko pedagang makanan disediakan kursi, makan sambil liat ke jalan,”kata dia.(*)

Penulis / Editor : budiaje

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top