Panen Perdana, Ponpes Nurul Ikhlas Tuba Sukses Budidaya Melon Sultan

Screenshot_2022-07-02-12-46-15-005_com.miui_.gallery.jpg

TULANG BAWANG – Yayasan Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Kampung Sumber Makmur, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, sukses mengembangkan budidaya melon sultan.

Panen perdana budidaya melon sultan dilaksanakan Sabtu (2/7/2022) di perkebunan di lingkungan Ponpes Nurul Ikhlas. Proses panen perdana rencananya akan dilaksanakan secara formal dengan menghadirkan para pejabat pemerintah daerah.

Pengasuh Ponpes Nurul Ikhlas Dr. KH. Masykur Alfaruq menjadi pendamping rombongan ziarah wali songo. Sehingga acara panen raya secara formal batal dilaksanakan dan dilakukan secara sederhana dan internal.

“Saat ini saya berada di Denpasar Bali sejak hari Senin,27 Juni 2022 untuk Mengawal Jamaah Ziarah & Silaturahmi dengan Jamaah Muslim di Denpasar Bali,” kata Dr. KH. Masykur Alfaruq.

Ia menulis, hari ini Sabtu,2 Juli 2022 adalah hari yang sangat menggembirakan bagi saya, karena hari ini adalah Panen Raya dan Panen Perdana Budidaya Melon Sultan Perkebunan Santri. Kebun melon ini adalah Asli 100% di kelola Santri dengan bimbingan dan arahan tim hebitren lampung bekerjasama dengan Bank Indonesia ( Bidang Pengembangan EkonominSyari’ah ).

“Dari hasil budidaya Melon Sultan ini akan 100% di pergunakan untuk meningkatkan Kesejahteraan Dewan Asatidz Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Tulang Bawang. Kami bekerjasama dengan tugas yang berbeda namun kami saling bersama dalam kekeluargaan untuk tujuan yang sama,”ujarnya.

Ustaz Fenomenal ini menambahkan, dengan kerjakeras dan disiplin , para santri mengurus dan memelihara kebun melon dengan pengawasan ketat dari Dewan Asatidz yang bertugas tanggung jawab pengelolaan Greend House Budidaya melon Sultan Santri.

“Alhamdulillah , hari ini usaha Santri berhasil walaupun belum 100% dikarenakan pemula , namun secara umum dinyatakan berhasil dalam pengelolaan budidaya Melon Sultan.

“Sekali lagi syukur kepada Allah SWT dan ribuan kata syukur yang tidak dapat di ucapkan , disamping mengaji ternyata para santri ketika di didik kewirausahaan untuk kemandirian Ekonomi Pesantren juga bisa,”jelasnya.

Kalimat terakhirnya, Dr. KH. Masykur Alfaruq menuliskan, bahwa dirinya selaku Khodimul Ma’had sangat bangga dan terharu dengan hasil Panen Raya dan Panen Perdana Karya Santri. Semoga kedepannya dapat menjadi Konsep Dari Santri untuk Santri , Santri Ngaji ya Santri Ngaji Ekonomi.

Selamat untuk Kang-Kang Santri yang sudah mewujudkan Impian menuju Kemandirian Ekonomi Pesantren .
Mohon Dukungan dan Dukungan
#Santri Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Tuba
#Santri Ngaji & Ngaji Ekonomi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top