Proyek Tugu Simpang Penawar Disoal Warga

IMG_20201005_130153-scaled.jpg

TULANG BAWANG – Pelaksanaan proyek pembangunan Tugu Buah Naga di Simpang Penawar, Kampung Agung Dalam, Kecamatan Banjarmargo, Kabupaten Tulangbawang, tidak dilengkapi dengan papan informasi atau desain gambar secara rinci dan utuh.

Proyek multi year 2019 dan 2020 dengan pagu anggaran sekitar Rp 8 M itu menggunakan dana APBD Tulangbawang, bersumber dari uang rakyat, yang harus diawasi bersama agar tidak terjadi penyimpangan.

“Ya, proyek itu harus kita awasi bersama – sama. Semua warga masyarakat dan semua lintas sektoral harus aktif turut serta dalam melakukan pengawasan bersama. Agar nantinya hasil pekerjaan proyeknya sesuai dengan harapan,”ujar Agus, salah satu warga.

Agus menerangkan, progres pelaksanaan proyek tersebut sebelumnya sudah terjadi celah dugaan tidak dilaksanakan dengan baik. Misalkan banyak ditemukan keretakan cor bagian dasar lantai tugu.

“Banyaknya keretakan itu sudah ditambal atau diperbaiki kemarin. Itu adalah salah satu contoh kecil bahwa telah terjadi indikasi dugaan pekerjaan tidak dilaksanakan dengan baik,”terangnya.

Selanjutnya kata dia, pihak kontraktor PT Kia Graha Adhiyaksa tidak memasang papan informasi secara menyeluruh tentang gambar atau bentuk bangunan tugu. Masyarakat berhak untuk tahu. Sebab pembangunannya menggunakan dana rakyat, bukan dana perseorangan ataupun swasta.

Untuk itu, Agus berharap pihak pelaksana dan konsultan, kedepannya harus secara bersama – sama konsisten dan komitmen dalam mengedepankan kualitas hasil pekerjaan proyek besar yang menggunakan dana rakyat itu.

“Pekerjaan tahap pertama tahun 2019 yang lalu banyak mendapat respon kurang baik dari kalangan masyarakat. Nah, pada pekerjaan tahap kedua tahun 2020 ini harus lebih baik dan lebih bagus lagi,”kata dia.

PT Atifa Putroe Sejahtera (PT. APS) berkantor di Banda Aceh, telah ditetapkan sebagai pemenang tender atau lelang proyek pembangunan tugu simpang penawar lanjutan, dan PT yang tandatangan kontrak adalah PT KIA Graha Adhiyaksa pagu anggaran Rp 4.000.000.000 atau HPS Rp 3.979.864.391 dengan kode tender 12328121 dan kode Rencana Umum Pengadaan (RUP) 23842433.

Progres pembangunan Tugu Simpang Penawar atau yang sering disebut Tugu BMW dan Tugu Naga tahap pertama dimulai pada tahun 2019 itu meliputi pekerjaan penataan simpang dan pondasi tugu, rigid dan drainase, pondasi borpile dan pilecap pandestal pagu paket Rp 5 M, PT. Malabar Inti Kontruksi, HPS Rp 5. 242. 624. 719, kode tender 9295121, kode Rencana Umum Pengadaan (RUP) 21894162. (*)

Penulis / Editor : budiaje

scroll to top