Tulang Bawang Barat– Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Ke-IV Tahun ini berlangsung sangat meriah dengan mengusung tema sebagai sarana penguasaan dan pemahaman qur’ani untuk membentuk insan yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.
Acara yang di gelar di Aula pertemuan Kementrian Agama Tulang Bawang Barat, pada Selasa (4/07/2023) pagi dihadiri Asisten III Pj.Bupati Drs.M.Rasidi,MM Sekertaris Dikbud Abdul Rohman S.pd.,MM Ketua MUI Muhidin Pardi Kepala Kementrian Agama Drs.H. Sanusi, Perwakilan Baznas dan jajaran Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Tubaba, serta jajaran Kemenag ,Ustad/Kiyai pemilik pondok pesantren se-tubaba.
Dalam rangka mempersiapkan bibit unggul untuk menghadapi Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Lampung mendatang, pemda Tubaba melakukan seleksi ketat melalui ajang STQ ini untuk mendapatkan bibit terbaik yang siap untuk diutus dalam ajang (MTQ) tersebut, dengan bekerja sama bersama Kementrian Agama, Baznas ,dan Pondok-pondok yang ada diTubaba , dengan yakin dan optimis kami akan mendapati anak-anak terbaik yg bisa mewakili Tubaba kelak.
Pada perhelatan STQ tahun ini terdata kurang lebih ada sekitar 40 peserta, yang terdiri dari masing-masing Kecamatan ditubaba dan Cabang perlombaan yang kita seleksi yakni Tahfidz , Tilawah, Tartil dari setiap cabang ada berbagai tingkatan dari Tahfidz 1 Juz, 2 Juz sampai 30 Juz ,serta cabang lain dari anak-anak sampai tingkat dewasa.
Hal tersebut diktakan oleh Kabag Kesra H.Nurkholis Majid, MM mewakili Pemkab Tubaba. “Pak Sekda berpesan dan beliau juga selaku Ketua LPTQ dalam acara STQ hari ini, semua kafilah yg ikut lomba STQ tahun ini wajib asli warga Tubaba, tidak boleh BON/dari daerah lain, untuk apa juara tingkat provinsi nantinya ketika mewakili Kabupaten Tubaba kalau bukan dari warga Tubaba sendiri, Itu namanya bukan prestasi apapun hasilnya yang penting kita sudah berjuang masalah menang kalah, itu serahkan kembali kepada Allah SWT.”Ujarnya saat diwawancarai awak media dikantor nya.
Beliau menambahkan kepada Dewan Hakim yang bertugas untuk seobjektif mungkin menilai musabaqoh hari ini. Setelah dinyatakan terpilih kafilah terbaik, mohon jangan hanya puas dengan hasil yang sekarang tetapi harus terus dibina melalui lembaga LPTQ Kabupaten dan bekerjasama dengan lembaga pondok pesantren serta perguruan Tinggi islam yg ada di Tubaba. Apalagi Tubaba sendiri punya banyak pesantren dan ada dua perguruan Tinggi yaitu Politeknik Tunas Garuda, dan Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Tunas Palapa, ini bisa menjadi referensi untuk kita bisa bersama membina mereka.
“Kami berusaha juga dengan memfasilitasi pembina dan pelatih dari luar kabupaten untuk proses pembinaan setelah STQ ini selesai, apalagi sekarang ini ada juga mantan peserta (MTQ) Provinsi yaitu Bpk.Komandan Latief, selaku Danramil Kelurahan Dayamurni, beliau ustadz ya juga Dewan Hakim ,nah beliau ini juga bisa nanti kita jadikan pembina untuk mengarahkan dan mengajari para peserta terbaik yg akan mewakili MTQ Provinsi nantinya.”paparnya
Kami berharap kepada para peserta dan para pembina masing-masing kafilah, yang terpenting waktunya sekarang kita bersinergi untuk membangun Tubaba, dan bisa dibilang apa saja itu bentuknya. Insyaallah dengan kita bersama pasti akan bisa dan luar biasa. (F/w)