Soal Tunggakan Honor Tenaga Kesehatan, Begini Penjelasan Pihak RSUD Menggala

Screenshot_2021-09-22-23-12-50-022_com.google.android.googlequicksearchbox.jpg

TULANG BAWANG – Sehari setelah adanya pemberitaan soal jeritan tenaga kesehatan (nakes) di Tulangbawang tentang honor dua bulan ambyar. Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Menggala (RSUDM) langsung memberikan tanggapan dan klarifikasinya secara detail dan lengkap.

Kasie Humas RSUD Menggala dr. Diajeng Ariwidowati, memberikan klarifikasinya dan tanggapannya tentang pemberitaan di hariantuba.com terkait honor relawan Covid-19 di RSUD Menggala.

Sedikitnya ada empat (4) poin yang disampaikan oleh pihak RSUD Menggala melalui Kasie Humas RSUD Menggala, dr. Diajeng Ariwidowati,  yaitu sebagai berikut :

1. Sehubungan adanya peningkatan jumlah pasien covid-19 pada bulan Juni 2021, kami melaporkan dan meminta bantuan nakes ke Dinkes Kabupaten Tulangbawang. Sehingga pada bulan Juli kami menerima 17 orang dengan SPT Kadis Kesehatan, untuk diperbantukan ke RSUD Menggala. Jadi disimpulkan, RSUD Menggala tidak pernah membuat kontrak langsung dengan nakes relawan yg dimaksud. (Melalui dinkes)

2. Sehubungan dengan point 1, maka tidak ada kewajiban RSUD Menggala memberikan honor apapun ke nakes tersebut. Nakes tersebut hanya akan diberikan insentif covid yang dihitung melalui mekanisme perhitungan berdasarkan KepMenkes  nomor: HK.01.07/Menkes/4239/2021 tentang pemberian insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 dan diverifikasi oleh Tim verifikator RSUD Menggala. Untuk bulan Juli sudah dibayarkan, sedangkan untuk bulan Agustus sedang dalam proses karena verikasi baru selesai tanggal 15 September 2021.

3. Berhubungan adanya trend penurunan pasien covid-19, maka pada tanggal 31 Agustus RSUD Menggala telah mengembalikan kembali nakes tersebut ke Dinkes melalui Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Tulang Bawang.
Jadi di bulan September ini tidak ada lagi nakes dari puskesmas yang membantu menjadi relawan di RSUD Menggala.

4. Kesimpulannya bahwa nakes bulan Agustus sedang diproses. Sedangkan bulan September nakes relawan tersebut sudah tidak bertugas di RSUD Menggala lagi, sehingga tidak ada insentif untuk bulan September.

dr. Ajeng berharap, persoalan kesalahpahaman soal insentif tenaga kesehatan dapat dipahami oleh para tenaga kesehatan. Semoga pengabdian dan kerja kerasnya dalam memberikan pelayanan penanganan Covid-19 di RSUD Menggala menjadi ladang amal ibadah.

Diberitakan sebelumnya, relawan atau tenaga kesehatan (nakes) petugas penanganan covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Menggala (RSUDM) menjerit. Mereka teriak, mulai buka suara dan blak – blakan soal tunggakan honor yang belum mereka terima.

“Honor relawan covid yang di RSUD Menggala sampai detik ini belum dibayarkan. Padahal kontraknya tiga (3) bulan. Kami cuma jalani dua (2) bulan dan cuma di bayar satu (1) bulan saja,”kata salah satu nakes yang meminta identitasnya jangan disiarkan, Rabu (22/9/2021).

Sumber menerangkan, jumlah tunggakan yang belum dibayarkan sebanyak dua bulan, terhitung dari bulan Agustus dan September . Untuk bulan Juli sudah dibayarkan.

Perincian besaran honornya, kata dia, nominalnya adalah Rp7,5 juta per nakes atau per orang per bulan. Total tunggakan yang belum terbayar adalah Rp15 juta per nakes atau per orang bulan Agustus dan September.

“Ini sudah akhir September. Nasib bulan Agustus sudah lewat dan bulan September juga hampir habis bulannya. Tapi hingga kini belum ada kabar kapan mau dibayarkan,”tangisnya.

Para nakes itu berasal dari Puskesmas dan RSUD Menggala. Tenaga Kesehatan dari Puskesmas sebanyak 18 nakes dan sisanya dari RSUD Menggala. Tiap Puskesmas perwakilannya dua (2) nakes.

Mereka berharap, pemerintah pusat dan pemerintah daerah bisa segera membayar tunggakan honor mereka. Sesuai dengan kontrak kerja sebagai garda terdepan dalam penanganan covid-19. (Red)

Catatan : media siber ini menyediakan ruang hak jawab dan hak koreksi sesuai dengan UU Pers No 40 Tahun 1999 sebagai landasan hukum. Akan dilakukan koreksi dan revisi bila sudah ada konfirmasi lebih lengkap dari pihak – pihak terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

scroll to top