Gelombang Massa Bela Wabup Tuba Meledak ?

Screenshot_2020-07-02-13-31-06-826_com.miui_.gallery.jpg

TULANG BAWANG – Pengakuan Wakil Bupati Tulangbawang, Hendriwansyah, yang menyebut, selama hampir tiga tahun ditinggalkan Bupati Tulangbawang, Winarti, dihadapan para jurnalis, usai sidang paripurna di DPRD, tampaknya menjadi magnet besar bagi para pendukungnya.

Gelombang massa bela wakil bupati meledak diberbagai penjuru daerah di 15 kecamatan. Terutama wilayah Kecamatan Menggala dan Kecamatan Banjaragung. Para pendukung dan simpatisan Hendriwansyah merasa ikut tersakiti dan terdzolimi. Hampir tiga tahun tidak diajak kordinasi dalam menjalankan pemerintahan di Sai Bumi Nengah Nyappur.

“Gelombang bela wakil bupati, meletus diawali dari kejadian Wakil Bupati Tulangbawang, menolak membacakan jawaban tanggapan dari fraksi – fraksi dalam rapat paripurna LKPJ bupati tahun 2019 yang disodorkan oleh bupati, dan pengakuan resmi dihadapan para jurnalis,”ujar Fani, Ketua Tim Pemuda Hendriwansyah.

Ia menerangkan, seluruh pendukung dan simpatisan dari 15 kecamatan sudah menyemut dan berkumpul di rumah dinas  (rumdis) wakil bupati, sejak hari pertama wakil bupati menyatakan resmi telah diacuhkan dan dicueki oleh bupati selama tiga tahun.

“Sejak hari pertama dan kedua, para tim, pendukung dan simpatisan Bung Hendriwansyah menyemut. Kendaraan roda empat dan roda dua mengular di depan rumah dinas wakil bupati,”terangnya.

Ketua LSM Galang Kabupaten Tulangbawang, Junaidi Romli, mengatakan, dalam waktu dekat ini melakukan gerakan demontrasi atau unjuk rasa di depan kantor bupati dan kantor DPRD Tulangbawang.

“Minggu depan kami akan demo. Bersama – sama dengan organisasi masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta dibantu kawan – kawan LSM,”ujar Ketua Galang Tuba, via ponselnya, Kamis (2/7/2020).

Ia menuturkan, dorongan dan dukungannya muncul dan mengalir deras, itu ditandai dengan munculnya berbagai elemen masyarakat di rumdis wakil bupati. Diantaranya adalah Novi Marzani, Tarzan R, Uya Rudi jalal, Desmansyah dan Lutfi.

“Mereka ingin sekali untuk segera berorasi didepan kantor bupati.  Menyampaikan aspirasi, rasa empaty dan kekecewaannya atas sikap bupati kepada wakil bupati, selama hampir tiga tahun,”paparnya.

Kalimat terakhirnya, para tokoh agama seperti Majlis Tak’lim Se Tulangbawang, ikut hadir dikediaman rumdis wakil bupati. Mereka juga mendukung apa yang akan digerakan oleh para tokoh di Tulangbawang.

Terpisah, Kasat Intel Polres Tulangbawang, Iptu Dedi Yohanes, saat dikonfirmasi, via ponselnya, mengaku, bahwa sejauh ini pihaknya belum menerima surat izin, atau laporan, atau tembusan, terkait dengan adanya isu masyarakat yang akan melakukan unjuk rasa atau demontrasi.

“Wah kami malah baru dengar kalau ada informasi ini. Gak bisa ngasih tanggapan apapun karena tidak tau permasalahannya,”kata Kasat Intel, Iptu. Dedi Yohanes, via ponselnya, Kamis (2/7/2020). (*)

Penulis / Editor : budiaje

scroll to top